Sunday, November 21, 2010

'uzlah






العزلة

Aartinya; “ uzlah ialah menyendiri dari mahluk”
Dengan kata lain:
العزلة هي البعد عن مخالطة الخل


Artinya: “menjauh dari bergaul dengan masyarakat”
        Seorang salik harus harus  melakukan’uzlah karena masyarakat itu sering mengganggunya dari mengingat Alloh Ta’ala dan menjerumuskannya kedalm kejahatan dan kerusakan.
      Ingatlah bahwa manusia dalam pelaksanaan ‘uzlah itu tidak sama:
  1. sebagian dari mereka ada yang tidak di butuhkan masyarakat ilmunya dan penjelasan tentang hukum agama, maka orang sepert ini yang lebih utama adalah ‘uzlah ( menyendiri ) dan tidak bergaul dari masyarakat kecuali dalam pelaksanaan sholat jum’at, sholat jama’ah, sholat hari raya, ibadah haji, majlis ilmu atau dalam mencari kebutuhan ma’isyah yang harus ia lakukan, selain itu seharusnya ia menutup diri dari menetap di rumah yang tidak melihat orang lain  dan juga tidak dilihat oleh orang lain.
  2. sebagian mereka ada yang menjadi panutan masyarakat dalam ilmunya dimana masyarakat selalu membutuhkannya dalam urusan agama mereka, untuk menjelaskan tentang hak, menolak aliran bid’ah atau mengajak menuju kebikan dengan perbuatan, ucapan atau sesamanya, maka tidak ada alas an bagi orang itu untuk menyandiri dari masyarakat bahkan ia harus menempatkan dirinya diantara masyarakat untuk memberi nasehat kepada hamba-hamba Alloh Ta’ala dan menolak segala sesuatu yang akan merusak agama AllohTa’ala dengan cara memberikan penjelasan-penjelasan tenttang hokum Alloh Ta’ala.                            

لقوله صلى الله عليه و سلم اذا ظهرت البدع وسكت العالم فعليه لعنة الله
Artinya;
    
            “ Apabila telah muncul faham-faham bid’ah dan orang ‘alim diam, maka ia akan mendapatkan laknat Alloh Ta’ala.
        
           Seorang salik jangan sekali-kali bergaul dengan orang yang suka menganggur
( engan beribadah ) dan menganggap enteng tentang agama, karena bergaul dengan orang yang seperti itu adalah Bala’un Mahdlun Wa Mushibatun ‘Udzma ( bilahi semata dan musibah yang sangat besar ),  karena watak seseorang itu selalu mencuri dari watak orang lain dan nafsu itu adalah mempunyai watak mengikuti orang yang tingkah lakunya di anggap baik.

      Diriwayatkan dari Nabiyulloh Isa as, beliau bersabda:
وروي عن عيسى عليه سلم لاتجالسوا الموتى فتموت قلوبكم قيل ومن الموتى قال المحبون للدنيا الرغبون فيها.

                      
“ janganlah kalian semua berteman duduk dengan orang yang mati, maka hatimu akan mati pula.”
Ketika ditanya: “ siapakah orang-orang yang mati itu? “ beliau menjawab: “ yaitu orang  yang mencintai dunia dan amat senang mencari dunia.’’

        Dalam hadits yang diriwayatkan dari rosululloh saw.
Beliau bersabda:

وفي خبر المروى عن رسول الله صلى الله عليه و سلم انه قال اخوف ما اخاف على امتي ضعف اليقين و ضعف اليقين انما يكون من رؤية اهل الغفلة ومخالطة اهل البطالة والقسوة.
Artinya:
      “ yang paling aku takuti atas umatku adalah lemahnya keyakinan, sedangkan lemahnya keyakinan itu hanya terjadi karena melihat orang-orang yang lupa kepada Allo Ta’ala dan mencampuri orang yang ahlimenganggur dank eras hati.”

   Seorang wali badal yang jungkung ibadah kepada Alooh Ta’ala ditanya: bagaimana caranya menuju kepada hakekat dan wushul kepada Alloh Ta’ala yang tepat? Beliau menjawab: “ janganlah melihat kepada mahluk, karena melihat mahluk itu berakibat hati gelap.” Kemudian penanya berkata: “ aku tidak mungkin menghindar dari mereka.” Belieu menjawab: “ kalau begitu maka jangan mendengarkan perkataan mereka, karena perkataan mereka berakibat hati keras.” Kemudian penanya berkata: “tidak mungkin aku menghindari itu dari mereka” belieu menjawab: “ makaa jangan bergaul dengan mereka, karena bergaul dengan mereka merupakan kerugian dan penyesalan.” Kemudia penanya berkata: “ aku hidup diantara mereka dan yang tidak mungkin bagiku  tiada bergaul dengan mereka.” Beliau menjawab:” maka janganlah kamu condong kepada mereka, karena condong kepada mereka adalah suatu kerusakan.” Kemudian penanya berkata:” kalau hal ini ( tidak condong kepada mereka) barangkali aku bisa engkau melihat orang-orang yang suka bermain-main dan mendengarkan perkataan orang yang bodoh dan bergaul dengan orang-orang yang rusak dan kemudian mengharapkan dapat merasakan manisnya ta’at, sedangkan hatimu beserta dengan selain Alloh Azza wa jalla, sangat jauh hal ini tidak akan terjadi selamanya ( sangat jauh bisa terjadi ) hal ini tidak akan terjadi selamanya.

No comments:

Post a Comment

Sekitar Meknes (Maroko)

A. Volubilis. Volubilis atau Oualili dalam sebutan Arab-Maroko, terletak 18km kea rah utara kota Meknes. Volubilis didirikan di at...