Wednesday, September 12, 2012

Ingin Mendapatkan Beasiswa ke Maroko?


Jika di lihat dari sejarahnya, hubungan Maroko dan Indonesia mengalami peningkatan. Baik dari diplomasi, pertanian, social budaya dan bahkan dalam sector pendidikannya. Pendidikannya berupa spesifikasi universitas tertua di dunia.
Prospek pendidikan di Maroko tidak dapat di pisahkan dari peran pemerintah setempat dalam menggalang program wajib belajar serta penyediaan sarana dan prasarana dengan anggaran yang memadai, sebagai negara yang giat menggalakan program pecerdasan bangsa. Popularitas di bidang pendidikan untuk mahasiswa asing belum setingkat Mesir atau negara-negara di Eropa. Hal itu bisa kita lihat dari jumlah mahasiswa asing yang berada di Maroko yang belum melampaui angka 4.000. namun jika memandang secara objektif, hal itu bukan karena mutu pendidikannya yang kurang baik, karena banyak aspek positif yang barang kali tidak dapatkan di negara lain, misalnya beasiswa.

Di Maroko, seluruh mahasiswa asing yang di terima di salah satu perguruan tinggi baik tingkat s1 ataupun yang lebih tinggi di beri hak mendapatkan beasiswa. Beasiswa tersebut akan di salurkan kepada mahsiswa yang bersangkutan jika dia memiliki prestasi yang bagus (lulus ujian). Namun kendalanya, tidak semua calon mahasiswa dapat di terima belajar, karena pemerintahan Maroko telah menetapkan kuato bagi setiap negara, berdasarkan anggaran yang telah di sediakan oleh Agen Kerjasama Internasional.
Sangat diasayangkan lagi jika calon mahsiswa yang di nyatakan lulus selksi oleh Departemen Agama ternyata tidak bisa di terima langsung oleh AMCI alias di tolak lantaran ada beberapa persyaratan yang kurang di perhatikan oleh pihak Departemen Agama, seperti halnya mahasiswa yang ijazahnya lebih dari dua tahun, atau sebagian berkasnya ada yang belum terselesaikan.

Setiap tahun Maroko menyediakan kuato sebanyak 15 beasiswa untuk Indonesia, dari 15 kuato yang disediakn pihak KBRI menyarankan agar kesempatan tersebut lebih di titik beratkan bagi calon mahasiswa s1 saja. Karena melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya banyak dari mahasiswa s1 yang melanjutkan studinya ke Maroko berkas-berkasnya tidak diterima lantaran tidak sesuai dengan jurusan yang telah di ambilnya.  Dengan demikian hanguslah kesempatan untuk mendapatkan beasiswa tersebut sekaligus mengurangi jatah kuato yang telah di tentukan, masalahnya calon mahasiswa yang gagal sulit untuk di gantikan dengan calon mahasiswa lainnya.

Bagi calon mahasiswa dari Indonesia yang ingin kuliah ke Maroko (ke universitas  al-Qarawiyyin atau universitas lain), dapat mendaftar melalui Departemen Agama RI, atau departemen lain. Departemen yang bersangkutan akan mengirimkan nama dan persyaratan kepada KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Kerajaan Maroko di kota Rabat, kemudian berkas akan di kirim ke AMCI (L’Agence Marocaine de Cooperation Internatinale).  Selanjutnya AMCI mengirimkan berkas persyaratan ke Kementrian Pendidikan Tinggi Maroko untuk di kirim kesalah satu universitas atau perguruan tinggi Maroko, untuk mendapatkan persetujuan.
Selanjtunya perguruan tinggi/ universitas yang bersangkutan akan mengirimkan jwaban di terima atau tidaknya seorang calon mahasiswa kepada Kementrian Pendidikan Tinggi. Apabila institute/perguruan tinggi yang bersangkutan member peretujuan menerima seorang pendaftar sebagai mahasiswnya, maka Kementrian Pendidikan Tinggi Maroko akan mengeluarkan surat Rukhsoh (otoritas) hak belajar di Maroko.
Dengan mekanisme yang mudah seperti itu pastilah hubungan Maroko dan Indonesia tidak diragukan lagi. Jika kedua negara tersebut memilki keloyalitasan dalam hubungannya, pastilah hubungan kedua negara tersebut akan saling di utungkan. Karena itu kita tidak harus mencari sekolah yang terkenal, karena di Maroko dengan mekanisme mudah dalam mendaftar dan system pendidikannya hamper sama dengan system pendidikan di negara-negara tetangga lainnya. Maka para pemuda bangsa Indonesia yang akan penerus bangsa ini bisa mngembangkan potensinya yang besar setelah melakukan studi di Maroko untuk kejayaan Indonesia di kancah internasional.

4 comments:

  1. Adakah jurusan pertanian di salah satu universitas di sana?

    ReplyDelete
  2. Maaf Mas Rachmat utk informasi yg anda tanyakan selama ini saya belum menjumpainya..

    ReplyDelete
  3. Persyaratan kesana apa saja kak?? :)

    ReplyDelete
  4. Universitas Al-qarawiyyin Ada untuk banatnya kah?

    ReplyDelete

Sekitar Meknes (Maroko)

A. Volubilis. Volubilis atau Oualili dalam sebutan Arab-Maroko, terletak 18km kea rah utara kota Meknes. Volubilis didirikan di at...