Saturday, May 4, 2013

Kualiatas produk Indonesia diakui warga Eropa dan Afrika.


Pekan pameran dan kerajinan Indonesia (tunggal) yang berlangsung mulai 29 April – 5 April 2013 di Mega Mall, Rabat dipadatai oleh para pengunjung dari berbagai kalangan. Muali dari para pejabat pemerintah Maroko, para pengusaha dan berbagai Negara lainnya seperti Rusia, Belanda, Thailand, Philina, Palestina, Prancis, Spanyol dan Negara Eropa lainnya.

Pameran ini adalah pertama kalinya diadakan di Maroko dengan menyediakan berbagai macam produksi dan kerajinan tradisional khas Indonesia diantaranya, kain, sepatu, pakaian batik, perhiasan, furniture rumah, kertas serta berbagai macam kerajinan tangan yang terbuat dari kayu, ada juga rempah-rempah, teh, kopi dan makanan instan Indomie. 

Acara ini dihadiri oleh 20 pengusaha dari berbagai provinsi, Hj. Decy Widhiyanti, SE., selaku coordinator acara ini merasa senang karena warga Maroko dan para pengunjung dari berbagai Negara lainnya begitu antusias dan mengakui kualitas produk-produk Indonesia.

'' Untuk harga warga Maroko sendiri tidak merasa keberatan meski harga tersebut mahal tidak jadi masalaah artinya mereka benar-benar mengerti kualaitas produksi dan kerajinan khas Indonesia, bahkan dari beebrapa pengrajin dan design pakaian berbondong-bondong untuk mengadakan kerjasama dengan para pengusaha dan pengrajin dari Indoensia yang hadir.” Ujar Hj. Decy Widhiyanti, SE.

Sarah, salah satu pengunjung dari kota Marrakech terlihat begitu antusias dengan design pakain Indonesia hingga menghabiskan uangnya untuk memborong semua pakaian yang ia sukai. Bahkan, sebelum pulang ia memesan semua pakaian salah satu stand milik Ibu Ayu Indriati asal Bekasi.  

Penulis: Kusnadi El-Ghezwa Koordinator Media Informasi PPI Maroko dan Koordinator Lajnah Ta’lif wa Nasyr PCINU Maroko.

No comments:

Post a Comment

Sekitar Meknes (Maroko)

A. Volubilis. Volubilis atau Oualili dalam sebutan Arab-Maroko, terletak 18km kea rah utara kota Meknes. Volubilis didirikan di at...