Wednesday, November 6, 2013

Putera Indonesia asal Banten, Tubagus Ade Asnawi telah berhasil membawa gelar Doktor


Putera Indonesia asal Banten, Tubagus Ade Asnawi telah berhasil membawa gelar Doktor (Dr.) setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Problematika Pengajaran Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. Studi Kasus: UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta" di depan para penguji dan guru besar Universitas Mohammed V. 

Acara ini berlangsung di Fakultas Tarbiyah Universitas Mohamed V, Rabat-Maroko pada hari Jumat (11/10/13). Sidang disertasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 ini, dihadiri oleh Duta Besar RI Untuk Kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja, Pensosbud KBRI Rabat Suparman Hasibuan, Ketua PPI Maroko Rifqi Maula, sejumlah perwakilan PPI Maroko dari tiap-tiap daerah di Maroko, citivitas akademika Universitas Mohamed V dan mahasiswa Maroko di Fakultas Tarbiyah. 

Kehadiran Dubes H. Tosari Widjaja mendapat sambutan hangat dari Dekan Fakultas Tarbiyah Rabat dan Tim Penguji. Hal ini menunjukan besarnya perhatian dan dukungan Duta Besar RI H. Tosari Widjaja terhadap mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Maroko. 

Dalam disertasinya, Tubagus Ade Asnawi diantaranya memaparkan tentang teori sekaligus solusi bagi permasalahan pengajaran bahasa arab untuk masyarakat ajam (non Arab). “Disertasi ini merupakan karya ilmiah yang terbilang baru di Maroko, penelitian lapangan seputar pengajaran bahasa arab bagi non-Arab. Ditambah dengan usaha keras yang bersangkutan dalam merampungkan disertasinya .” Ujar Dr. Muhammad Ghalim pembimbing disertasinya. 

Pada kesempatan yang sama, Dr. Rohali, penguji disertasinya mengatakan bahwa, keutamaan dari disertasi ini bukan hanya memaparkan tentang problematika pengajaran bahasa arab, namun disisi lain Ade Asnawi juga mampu menulis dengan uslub jayyid (gaya bahasa yang bagus) seakan meniadakan problem pengajaran bahasa arab bagi non-Arab. “Namun sayang, kebanyakan dari refrensi disertasi ini diambil dari bahasa Arab dan Indonesia dan sangat sedikit sekali refrensi yang diambil dari bahasa Inggris mengingat bahasa Inggris merupakan bahasa keilmuan saat ini.” Komentar Dr. Rohali sebelum berahirnya sidang tersebut. 

Setelah berhasil mempertahankan disertasinya, Tim Penguji memutuskan untuk menganugerahkan Sdr. Tubagus Ade Asnawi gelar Doktor dengan predikat Summa Cum Laude (Musyarrif Jiddan). “Dengan suksesnya sidang ini, semoga mahasiswa lainnya dapat menyusul untuk mengharumkan nama Indonesia di Maroko.” Ujar Rifqi Maula ketua PPI Maroko. 

Dengan diraihnya predikat Musyarraf Jiddan (Summa Cumlaude), Duta Besar RI H. Tosari Widjaja beserta para Home Staff dan Local Staff, anggota PPI Maroko, dan masyarakat Indonesia yang berada di Maroko memberikan apresiasi yang luar biasa atas prestasi yang di raih oleh Tubagus Ade Asnawi. 

Dubes RI H. Tosari Widjaja juga berharap, semoga prestasi dan ilmu yang di raihnya bisa bermanfaat dan mampu memajukan umat, bangsa dan negara Indonesia tercinta.

No comments:

Post a Comment

Sekitar Meknes (Maroko)

A. Volubilis. Volubilis atau Oualili dalam sebutan Arab-Maroko, terletak 18km kea rah utara kota Meknes. Volubilis didirikan di at...