Sunday, May 24, 2015

Tari Saman Tampil Memukau di Maroko

CASABLANCA- Para mahasiswa yang tergabung dalam organisaisi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko mendapat kehormatan lagi untuk menampilkan keseniana dan kebudayaan Indonesia pada acara pembukaan hari kebudayaan yang diadakan oleh kepala daerah Moulay Rachid-Casablanca (22/05).
Para mahasiswa Indonesia yang menampilkan tari saman semuanya berdmosili di Casablanca, dengan jumlah sembilan orang. Dalam acara ini Saman Group mendapat giliran tampil diawal acara setelah sambutan kepala daerah Moulay Rachid, Musthofa Al Haya dan sambutan panitia. Iringan tepuk tangan dan sorak sorai penonton terdengar menggema tatkala para penari saman tampil diatas panggung.
Penampilan ini merupakan yang kedua kalinya, seminggu sebelumnya tampil pada acara yang sama yang diadakan oleh Fakultas Islamic Study Universitas Hassan II di Bni M'sik Casablanca. Dari situ, Kusnadi El Ghewza satu-satunya mahasiswa yang menempuh pendidikan di universitas tersebut dipanggil kepala daerah Moula Rachid. Ia meminta para penari saman tampil kembali pada acara hari kebudayaan yang digelar selama tiga hari, mulai 22 – 24 mei 2015.
Acara ini selain menampilkan tarian saman juga ikut ditampilkan sholawat pujian dengan iringan musik. Ratusan penonton yang memadati gedung kesenian Moulay Rachid ikut menyanyi bersama penuh semangat dan antusias. Kali ini para penari saman tampil sangat memukau dan menggemparkan warga Maroko. Tidak sedikit warga Maroko khususnya kota Casablanca yang hadir sangat kagum dan takjub.
Setelah tampil sukses dalam acara hari kebudayaan, akhirnya Group Saman mendapat undangan lagi pada tanggal 29 mei mendatang. Dari berbagai instasi lain yang berada di kota Casablanca juga meminta supaya bisa tampil diacara mereka pada bulan juni.
Ternyata tari Saman sangat diminati oleh para penonton dan tamu yang hadir, ini terbukti dengan riuhnya tepukan tangan para pengunjung mulai dari tampil, dalam setiap pergantian gerakan, sampai selesai. Bahkan ketika kami selesai tampil dan menuju ke arah penonton tepukan tangan terdengar kembali sambil memuji tarian saman. Kekompakan, hentakan, dan tepukan tangan yang serentak dalam tari saman membuat para pengunjung kagum. Luar biasa!! Begitu ungkap mereka para penonton yang belum pernah melihat tari saman. Usai tampil terikan yel yel "Indonesia…Indonesia.." mengiringi kami turun dari panggung.

Dengan itikad baik semua pihak, sekaligus mempromosikan salah satu kebudayaan Indonesia akhirnya tari saman bangkit kembali ditengah masyarakat Maroko. Tari saman ini diajarkan langsung oleh Azhari Mulyana, mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan s1 di Univeristas Hassan II Ain Chok- Casablanca. Namun begitu kami sangat membutuhkan perhatian semua pihak baik elemen masyarakat Indonesia di Maroko dan KBRI Rabat untuk bisa membantu agar tarian saman ini bisa terus dikembangkan, agar terus ada dan siap tampil kapan saja dibutuhkan. "Kita tidak ingin kebudayaan kita hilang ditelan masa. Semoga melalui penampilan ini bisa mempererat persaudaraan Indonesia- Maroko. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti bisa tampil didepan Raja. Amin." Kata Azhari Mulayan, pelatih dan Pembina tari saman asal Aceh.


No comments:

Post a Comment

Sekitar Meknes (Maroko)

A. Volubilis. Volubilis atau Oualili dalam sebutan Arab-Maroko, terletak 18km kea rah utara kota Meknes. Volubilis didirikan di at...